Diposkan pada Bait Puisi

entah

Aku masih berdiri
Mengekor di kebodohan hidup
Terpaku di sudut keheningan
Menanti cahaya terang merona
di wajah bumi.
Aku masih merangkak ketika
semua berdiri
Menjilat jejak tertinggal sisa sisa
jalan berduri
Di antara penat
di antara gelombang jengah
Aku sudah jenuh menatap gerak
kebengisan
Aku yang merasa tertindas oleh
hidup
Harus merangkak demi satu hela
nafas.
wkwkwwk

KZ
2012.10.12

Iklan

Penulis:

hmm...

3 tanggapan untuk “entah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s