Luka Lama

Memasuki dimensi lama menyapa damai lalu..
Aku terjerembab dalam satu ruang, tak ada damai.
Mungkin jika kunyanyikan alunan syair
butir-butir debu kan pergi
dibawa semilir angin ke tempat sepi dan menyepi.

Dan kutemui malam..
Kenapa gumintangnya tak datang?
Langitnya berona hitam sama seperti kelamku.

Aku dibangunkan seekor lalat
Ketika pagi dan kabar secangkir kopiku telah dihinggapinya.

030812
KZ

Iklan

6 tanggapan untuk “Luka Lama

  1. wah untung bukan cicak.. heheh

    Suka

    1. Wkwk hehehe bisa aja 😀 :p

      Suka

  2. ha ha ha untung bukan semut ya……..

    Suka

    1. Ha ha ha iya pakcik 🙂 😀
      gak enak menyalahkan semut terus 😀

      Suka

      1. iya ya zaki benar ..masa si semut di salahkan terus…….hee hee hee

        Suka

        1. hahaha iya iya 😀

          Suka

Mangga dikantun komentarna.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close