Diposkan pada Bait Puisi

Luka Lama

Memasuki dimensi lama menyapa damai lalu..
Aku terjerembab dalam satu ruang, tak ada damai.
Mungkin jika kunyanyikan alunan syair
butir-butir debu kan pergi
dibawa semilir angin ke tempat sepi dan menyepi.

Dan kutemui malam..
Kenapa gumintangnya tak datang?
Langitnya berona hitam sama seperti kelamku.

Aku dibangunkan seekor lalat
Ketika pagi dan kabar secangkir kopiku telah dihinggapinya.

030812
KZ

Iklan

Penulis:

hmm...

6 tanggapan untuk “Luka Lama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s