Getir

Asap mengepul debu menghambur ilalang bergoyang angin sepoi-sepoi menyapa gersang.

Kurasa deru menggebu resah pecah tak terarah melahap cerita mendongengkanku masa-masa kelam bukan dari antah berantah.

Sekuncup bunga melayu di dahannya yang masih kokoh, hujan lupa menyiraminya aku lupa menyajikan bergelas-gelas air.

Dan ..

‘Andai’ adalah lagu-lagu alunan lamunan pelengkap kemalasan membodohi bias-bias harapan.

Sepereti ‘enggan’ yang menyerupai nada biola membuatku semakin kukuh berdiam malas.

ah …

Menanti hujan, menanti pelangi, menanti keajaiban mentaati kemalasan.

Mimpi …

Hidup menyerupai mimpi
mimpi di alam hidup.

Terus bermimpi lalu aku melihat diriku yang hilang telanjang malang terkikis getir-getir kehidupan.

KANG ZAKI
Kamar Lama 29/02/12

Iklan

3 tanggapan untuk “Getir

  1. getir … getaran rasa
    dawai-dawai duri melukai
    merobekkan hati
    hingga semakin getir-parah!

    getir tika alunan biola
    terasa sumbang di kuping hatiku
    hanya ada melodi pilu
    menyayat, teramat sakit!

    Suka

  2. walaupun aku g paham

    tapi kok kayaknya nelangsa banget… wkwkwk

    Suka

    1. Eh ada mas Rull, wkwkwk

      meceritakan kegagalan efek dari kemalasan. hehehe

      Suka

Mangga dikantun komentarna.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close