Diposkan pada Bait Puisi, Syair Musafir

Dulu

Dulu memang ada rasa
Di suatu ketika saat pertemuan pertama
Pertemuan itu awal dari semua

Juga dulu aku terpesona
Menatapmu adalah suatu
Suguhan penawar lelah
Kau bawa aku berkeliling
dalam ribu-ribu khayal bermuara
di otak kiri dan kanan

Pernah dulu aku merana
tercabik dalam penyiksaan rindu
saat jarak memisahkan dalam kurun waktu 24 jam
Memang dulu aku dibuai gelora cinta
Saat dulu aku belum mengenalmu
Dan dulu aku mengharapmu
menjadi bagian dari kekurangan
Setiap detik waktuku
Tapi itu dulu
Itu dulu
Sebelum aku mengenalmu
Dan itu dulu
Saat aku belum mengenalmu
Dan setelah aku mengenalmu
Rasaku sama seperti dulu
Yang masih mencintaimu
Aku masih mencintaimu

Kang Zaki

Iklan

Penulis:

hmm...

3 tanggapan untuk “Dulu

  1. dulu kau katakan
    aku pesona yang tidak mungkin
    terpadam dari lingkaran masa dan rasa

    dulu kau janjikan
    bintang dan bulan khas
    agar aku tersenyum tiap kali kau merindu

    dulu masa kau mengejar
    dulu masa kau menginginkan
    dan kini …
    setelah hatiku, kau tawan
    apakah aku masih pesona
    adakah aku masih dirindui?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s