Diposkan pada Bait Puisi, Syair Musafir

Tak Sebatas Syair

Engkau rapalkan aksara-aksara serangkai mutiara
Tapi tak kau azamkan setali ke hati
Sayir-syair panjang terdendangkan seelok tarian pedang
Menebas-nebas kehidupan hati yang keras.

Kau risaukan celaan para perantau semusim
Kau lupa bahwa maghrib itu ada
Maghrib yang tak bosan melahap keringat dari
sengat panas sepanjang jalan di atas tanah berpasir

Kau cerca lusuh tak bertubuh
Kemanakah matamu di kemilau subuh?
Ufuk timur beri kau harapan
Beri kau cahaya selepas terlelap kegelapan

Syairmu tak menyentuhmu
Padahal jemarimu terlekuk menekuk kedirimu jua
Siapa yang kau tunjuk?
Mutiara pengasih itu untukmu
Para jemari menekuk menunjukmu
Nasihat itu untukmu

Bait-bait syair pusara hatimu
Pusakakan di dadamu
Sentuh kitabmu
Lelahlah kau tertipu


SYAIR MAGHRIB UNTUK DIRI
KANG ZAKI
Januari 04 2011
Petang

Telah saya posting juga di Multiply

Iklan

Penulis:

hmm...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s