Diposkan pada Bait Puisi, Syair Musafir

Amarah Terpendam

Tuhanku ..
Hari ini Kau izinkan aku
meneguk manisnya rasa dunia
meski caci maki bermuram durja
menusuk menembus paru-paru
yang kulindungi rasa diam

Ku adukan jerit perih dengan lirih
Dan kumohonkan kesabaran
Sebelum kudirundung sesal yang mendalam

Aku masih merasa berada dititik terbawah
menjadi alas dan senantiasa mencium
bau busuk sandal para manusia pongah
yang berjalan gagah ,semakin adidaya
dengan permainan petak umpet dibalik
selembar kertas bernilai rupiah

Apa yang dikatakan kelas bawah selalu salah
“hanya akulah yang benar,yang telah tenar”
Tenar dengan kebohongan
Tenar dengan tipuan
Tenar dengan cap maling

Memberi sedikit langsung pamrih
Iklan sana-sini mencari sensasi
Menyemai benih agar masih tetap terpilih

Lihatlah ! Anak itu buncit bukan bunting
Lihatlah dadanya tak ubah kerangka

Berhentilah serakah
Dan jangan banyak bicara
Berilah rasa nyata


KANG ZAKI

Iklan

Penulis:

hmm...

2 tanggapan untuk “Amarah Terpendam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s