Diposkan pada Uncategorized

Ruh ruh Yang Saling Terpaut

˙·•● Irila's Logo ●•·

الأَرْوَاحُ جُنُوْدٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَا مِنْهَا اخْتَلَفَ

“Ruh-ruh itu seperti tentara yang berhimpun yang saling berhadapan. Apabila mereka saling mengenal (sifatnya, kecenderungannya dan sama-sama sifatnya) maka akan saling bersatu, dan apabila saling berbeda maka akan tercerai-berai.”

Lihat pos aslinya 582 kata lagi

Revolusi Diri

Menyusuri berkelok-kelok sungai kehidupan
Mengembara menapaki petualangan panjang
Mengalir tulus – menyentuh lembut halus
Rileks memecahkan kerasnya koral problema

Kenali diri sendiri
Hidup adalah prestasi
Nikmati dan rayakan!

Merenungi kehampaan mempelajari kekeliruan
Perbaiki prasangka mengubur kesedihan

Serotonin dan endorfin
Rasakan kebahagiaan
Selaraskan dengan hati

Kenali diri sendiri
Hidup adalah prestasi
Nikmati dan rayakan!

Melajulah selangkah ketika pedangmu patah
Selesaikan wacana
Berani ‘tuk berubah menjadi lebih indah
Jadi lebih berguna

Revolusi diri – revolusi diri
Revolusi citra pribadi
Revolusi diri – revolusi diri
Revolusi personality

Serotonin dan endorfin
Rasakan kebahagiaan
Selaraskan dengan hati

Kenali diri sendiri
Hidup adalah prestasi
Nikmati dan rayakan
Nikmati dan rayakan!
Nikmati dan rayakan!!

Anthology Lyrics
REVOLUSI DIRI
Artist : B.I.O (Bandung Inikami Orcheska)
Album : Self Titled EP BIO 2014
Genre : New Wave Ska

Songwriters : Riksa Alhasil
Copyright : Feels Music – 2014

entah

Aku masih berdiri
Mengekor di kebodohan hidup
Terpaku di sudut keheningan
Menanti cahaya terang merona
di wajah bumi.
Aku masih merangkak ketika
semua berdiri
Menjilat jejak tertinggal sisa sisa
jalan berduri
Di antara penat
di antara gelombang jengah
Aku sudah jenuh menatap gerak
kebengisan
Aku yang merasa tertindas oleh
hidup
Harus merangkak demi satu hela
nafas.
wkwkwwk

KZ
2012.10.12

Taman Hati

Mengapa taman hati urung jua menghijau?
Daun-daun meranggas ranting-ranting patah.

Dimusim hujan gemercik air menyiram luluh semua petaka jiwa.
Menghempas segala debu hitam yang mengungkung diri.
Tapi musim ditaman hati belum jua berganti.
Seperti kota mati tak berpenghuni.

Mungkin kuharus rebah khusyuk merenungi diri.
“Mengapa taman hatiku mati?”
Karena bukan kerena tersakiti pedih sakit hati patah hati
Tapi seperti ada unsur Ilahi tak Ridhoi laku di diri

KZ 2011-12-??

Hanya Hari Ini

Terik pagi seakan ajakku menari
Ayo Zak kembali berdiri
Gerakan kaki buat harmoni
Ini bukan dunia Fantasi
Jadi tak perlu lagi banyak basa-basi

Esok hari itu misteri
Hari ini takan ada lagi
Hari kemarin telah dilewati
Anggap saja telah mati

Kutersenyum pada pagi
Yang membangunkanku kembali
Mempersembahkan kemuning mentari untuk kuhisap menjadi energi

Jika hari ini mereka bercaci-maki
Maka hari ini aku akan berbaik hati
Hari ini akan kulewati
Dengan penuh cengengesan dan ceria
Kita bahagia dan buat apa lagi mengeluh sengsara
Kita bahagia karena hari ini masih ada usia

27 08 2011

KZ

Membuat Pecandu Rokok ‘Menyerah’

Perokok itu bisa dikatakan tak peduli dengan kesehatan dan baru sadar apabila telah terjangkit suatu penyakit baru merenghek tidak mau merokok lagi, tapi niat berhenti rokok itu hanya ketika saat sedang sakit, ketika sembuh dari sakit? Ah lanjutGan!

Jadi meskipun beribu macam penyakit diancamkan takkan berpengaruh besar untuk mengurangi jumlah perokok. Saat ini, kondisi saat ini antara pendapatan dan pengeluaran untuk kebutuhan sudah gak wajar, pendapatan seribu tapi pengeluaran untuk kebutuhan membutuhkan sepuluh ribu, beneran kok.
Dan disaat seperti ini tak sedikit daripada mereka para pecandu rokok pada manyun gak karuan ha ha ha yang biasanya merokok Marioboro jadi pada turun pangkat Bo’ pindah ke DjarCok wkwkwk dan tak sedikit pula yang memutuskan untuk mengurangi kebiasaan Ngepul (merokok) dan pada akhirnya saya, anda dan kita semua dapat melihat dan memahami bahwa betapa besarnya pengaruh mahalnya harga rokok untuk mengurangi jumlah perokok.
Para perokok lebih khawatir akan mahalnya harga rokok ketimbang mengkhawatirkan kesehatan dan menyadari betapa mahalnya harga dari sebuah kesehatan.

Jadi menurut saya pribadi dan seperti yang telah dikutip awal bahwa, ancaman kesehatan dan ancaman beribu penyakit bukanlah cara jitu untuk mengurangi jumlah perokok, dan menurut saya cara jitu untuk mengurangi Jumlah Pecandu Rokok adalah dengan cara MENAIKAN HARGA ROKOK semahal-mahalnya sampai para perokok berkata “Amit-amit najis dah gak mau lagi beli rokok”. Kapok, kapok, kapok merokok bukan karena penyakit tapi kapok karena terjepit la la la jika sudah seperti ini mungkin sayapun mau tak mau harus berhenti merokok.
“Lah emang kamu sendiri perokok Zak?” | “Haha iya :D” | “Gubrak!!”

Demikianlah pembahasan mengenai rokok dari si Pecandu Rokok hehehe 😛

KZ